Karena kesibukan pada ramadhan lalu, bikin aku cuma bisa tarawih doang dan mendengarkan ceramah dari tv sembari berbuka. Padahal rencananya ramadhan lalu, aku juga mau cari video atau siaran islam dari luar negeri di internet. Ramadhan pas libur sebenernya, tapi banyak tugas dengan deadline yang mencekik T.T. Karena itu, beberapa minggu setelah lebaran aku sempatkan untuk belajar. Makanya ini jadi edisi ramadhan yang tertinggal....
Biasanya kalau ustadz Indonesia di tv rata-rata berceramah dengan isi ceramahnya yang bertujuan meningkatkan kualitas ibadah dan perilaku masyarakat Indonesia yang rata-rata memang udah mayoritas muslim. Begitu juga dengan ustadz di masjid.
Nah, aku pengen sesekali nonton ceramah atau acara dakwah dari muslim western atau muslim di luar negeri. Aku sering baca forum-forum islam internasional dan penjelasan mereka sangat mudah dimengerti dan mereka juga mampu menjelaskan hingga mendalam dengan ilmu pengetahuan (waktu itu ceritanya aku pengen tahu tentang ingredients halal atau haram yang ada di makanan atau di shampoo, bedak, krim, sabun dll). Kali ini aku pengen nonton acara dakwahnya, maksudnya biar pengetahuannya lebih bertambah. Pengen tahu apa yang sering diceramahkan oleh para muslim western yang kayaknya lebih meneliti islam lebih dalam.
Sebagai muslim senang bila di luar negeri mulai banyak orang islam, pasar halal makin luas dan jilbab menjadi booming. Asyiiik nggak lama lagi bisa jalan-jalan keluar negeri tanpa khawatir dengan makanan yang nggak halal dan tanpa khawatir orang-orang melihat dengan tatapan aneh pada cewek yang berjilbab dan nggak bingung cari tempat ibadah. :3 Tapi yang haji jadi makin buanyak... bisakah aku berkesempatan naik haji ya...semoga bisa...T.T
Sebagai muslim senang bila di luar negeri mulai banyak orang islam, pasar halal makin luas dan jilbab menjadi booming. Asyiiik nggak lama lagi bisa jalan-jalan keluar negeri tanpa khawatir dengan makanan yang nggak halal dan tanpa khawatir orang-orang melihat dengan tatapan aneh pada cewek yang berjilbab dan nggak bingung cari tempat ibadah. :3 Tapi yang haji jadi makin buanyak... bisakah aku berkesempatan naik haji ya...semoga bisa...T.T
Wah OOT, kembali ke topik.
Acara yang kebetulan waktu itu kutemukan adalah salah satu acara peace tv yang diisi oleh Abdur Raheem Green yang diunggah di youtube. Orang Indonesia yang mengunggah 15 episode dari acara tersebut juga memasang terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
Aku tertarik dengan Episode 15 yang membahas tanda-tanda hari kiamat. Sejak SD, baru tahu dan baru diajarin beberapa tanda kiamat diantaranya : matahari terbit dari barat, banyak perempuan berpakaian laki-laki dan laki-laki yang berpakaian perempuan, jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, munculnya dajjal. Kira-kira sebegitu yang diajarkan.
Nah di episode 15 di video itu, dijelaskan lebih banyak lagi tanda-tanda. Ada pula website lain yang menjelaskan lebih banyak lagi artikel tentang hari kiamat seperti bagaimana kronologi tanda kiamat sejak meninggalnya Nabi Muhammad SAW hingga nanti ketika bumi dihancurkan, lalu membahas tentang dajjal : Apa yang terjadi sebelum dia muncul, dan bagaimana tanda-tanda fisiknya, lalu bagaimana supaya kita tidak salah membedakan antara dia dengan Isa AS yang juga turun pada hari itu dan apa kemampuan super si dajjal ini sehingga dia menakutkan lalu orang-orang pada hari itu salah mengira dia Tuhan dan mengikutinya. Lalu kemudian apa doa yang dipanjatkan Nabi Muhammad supaya terhindar darinya.*sepertinya kita harus menghafal hadist seputar ini....dari SD ngeriii deh kalau udah ngomongin dajjal...>.<*. Oiya setelah baca yang ngeri-ngeri, di web itu juga ada artikel tentang bagaimana gambaran surga. :)
Selain itu, episode yang membahas embriologi dan sains juga menarik, yaitu episode 7, 8, 9.
Sebenarnya yang lain juga menarik sih, tapi mungkin agak pro dan kontra dan betul-betul tidak untuk dikonsumsi oleh orang-orang ber-emosi tinggi karena juga membahas agama yang lain. Kita perlu obyektif ketika belajar, namun soal keyakinan kembali kepada diri masing-masing.
Belajar agama via internet itu memang harus punya kesabaran tinggi. Komentator-komentator biasanya pada kasar komentarnya dan saling berusaha beradu bahwa argumen mereka yang paling benar. Jadi, biasanya aku menghindari melihat bagian komentar.
Aku tertarik dengan Episode 15 yang membahas tanda-tanda hari kiamat. Sejak SD, baru tahu dan baru diajarin beberapa tanda kiamat diantaranya : matahari terbit dari barat, banyak perempuan berpakaian laki-laki dan laki-laki yang berpakaian perempuan, jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, munculnya dajjal. Kira-kira sebegitu yang diajarkan.
Nah di episode 15 di video itu, dijelaskan lebih banyak lagi tanda-tanda. Ada pula website lain yang menjelaskan lebih banyak lagi artikel tentang hari kiamat seperti bagaimana kronologi tanda kiamat sejak meninggalnya Nabi Muhammad SAW hingga nanti ketika bumi dihancurkan, lalu membahas tentang dajjal : Apa yang terjadi sebelum dia muncul, dan bagaimana tanda-tanda fisiknya, lalu bagaimana supaya kita tidak salah membedakan antara dia dengan Isa AS yang juga turun pada hari itu dan apa kemampuan super si dajjal ini sehingga dia menakutkan lalu orang-orang pada hari itu salah mengira dia Tuhan dan mengikutinya. Lalu kemudian apa doa yang dipanjatkan Nabi Muhammad supaya terhindar darinya.*sepertinya kita harus menghafal hadist seputar ini....dari SD ngeriii deh kalau udah ngomongin dajjal...>.<*. Oiya setelah baca yang ngeri-ngeri, di web itu juga ada artikel tentang bagaimana gambaran surga. :)
Selain itu, episode yang membahas embriologi dan sains juga menarik, yaitu episode 7, 8, 9.
Sebenarnya yang lain juga menarik sih, tapi mungkin agak pro dan kontra dan betul-betul tidak untuk dikonsumsi oleh orang-orang ber-emosi tinggi karena juga membahas agama yang lain. Kita perlu obyektif ketika belajar, namun soal keyakinan kembali kepada diri masing-masing.
Belajar agama via internet itu memang harus punya kesabaran tinggi. Komentator-komentator biasanya pada kasar komentarnya dan saling berusaha beradu bahwa argumen mereka yang paling benar. Jadi, biasanya aku menghindari melihat bagian komentar.
No comments:
Post a Comment