Note: maaf postingan ini bukanlah semacam postingan super jenius nan awesome
Sekarang pengguna sosmed alias social media udah buanyak banget. Koneksi ke berbagai penjuru dunia bisa ditempuh dengan sosmed. Pertemuan dgn teman lama yg udah nggak pernah ketemu bisa ketemu dgn sosmed. Bisa menginformasikan hal penting ke banyak org dengan sekali klik. Nggak hanya itu, sosmed sekarang bnyak jg jadi ajang share kegalauan atau curhat. Ada pula status2 dari para BB nation yg duuuhhh kadang kata2nya ada yg nggak bisa dibaca... Ada pula yg sebel dgn keadaan sosmed yg seperti itu TAPI masih menggunakan jg dgn berbagai kritikan ini itu xD *kocak sekali kalau teringat status2 nya*. Akhirnya dia pun ikutan galau dan berakhir nulis separagraf status galau juga. Heran juga, dari mana asal mula nya ya kok sosmed dijadikan ajang curhat begini?
Dulu, Friendster itu sempet jd sosmed yg cukup booming. Tapi, dia bukan sosmed yg memicu sharing kegalauan tapi susah jg buat sharing yg bagus2 *menurutku sih* Tapi aku sukaaa bgt sama friendster itu, bagus bnyk app nya buat page theme sayang udah discontinue *belum sih, tp dia sudah bukan FS yg kusuka*
Sekarang udh ada FB, Twitter dan lainnya yg ikutan menyerupai atau koreksi keduanya. Tapi ya gitu itu pengguna indonesia, sosmed manapun dibuat curhat *kenapa ya kok bisa gitu?? padahal jaman FS nggak gitu deh...siapa yang mengawali tingkah semacam itu sebenarnya? *. Yah gimana lagi, nggak hanya yang lain, aku sendiri pun juga sering sedikit curhat di sosmed. Walaupun kadang males juga baca timeline/newsfeed yg nggak lagi berisi berita tapi curhatan. Tapi aku sukaa banget sama blog :D (blogger, wordpress, LJ bukan yg semacam tumbler lho... )
Buatku blog itu, newsfeed nya cukup tersembunyi dan nggak memenuhi layar 'home' kyk timeline twitter atau newsfeed fb. Atau kyk mini blog semacam tumblr ato yaho mim yg walaupun kyk blog tapi payah archive nya nggak praktis dan update an blog yg di follow update-an nya langsung ada dihadapan kita. Cukup nyempil dibawah. Jadi, mau baca list update an blog yg kita follow adalah pilihan. Jadi, kalau lagi nggak pengen lihat list update an berentetan dan pengen rileks kita nggak perlu utak atik list blog yg di follow. Postingan pun nggak akan nongol di google search engine kalau nggak cocok keywordnya.
LJ aku lebih suka lagi. Kita bisa mengatur siapa aja yang bisa lihat dan baca di tiap postingan atau bahkan bisa di privat. Kalau blogger, nggak bisa setting privat per posting, bisa nya privat satu blog =.=. Sayang nya tampilan LJ nggak bisa di edit2 lagi seperti di blogger, dia juga nggak berkembang dan semakin susah diakses via mobile. Sudah gitu loadingnya berat. Mirip2 ameblo sih.
Tapi keunggulan social media semacam FB, twitter itu emang praktis dan nggak perlu ketik panjang-panjang dan mikirin judul. Sementara kalau blog harus pakai judul dan aneh kalau nggak ngetik panjang-panjang xD Sekarang aku lagi suka sama G+. Itu LJ versi sosmed kalau kubilang dan bisa ngetik sepanjang yang kumau. Menurutku dia ini adalah koreksi dari semua sosmed yang ada. :)) Tapi yang namanya Sosmed ya kelemahannya di archive.
Jadi, kita tinggal milih mau yang mana dan mau memfungsikannya bagaimana. Dan gimana kita menyikapi semua positif negatif dari semua itu. Bagaimana kita menyikapi zaman dimana buku diary sudah tidak lagi digunakan dan keinginan orang untuk sharing makin besar dan berbahaya. *walaupun sebenarnya lebih bagus nulis di diary, emosinya lebih dapat ditunjang dengan bentuk tulisan tangan yang menyiratkan emosi.* Yang pasti nggak ada yang sempurna. :)
Selalu berusaha, agar curhatan menjadi sekelumit pengalaman bagi orang lain.
Suka ya pake, males ya nggak usah buka :) aku gitu aja sih, nggak repot
No comments:
Post a Comment