Saturday, 26 February 2011

Origami~ part 4 Kami no origami

Note: Ini sharing-an yang tulus ikhlas, nggak bermaksud promosi atau apa....XDD

==================
Kertas origami~

Dari atas: Asturo double side beda warna, sidu glossy, origami imut di kotak mika, origami dari daiso, 3 ukuran  origami asturo mutiara.

Beberapa minggu lalu, aku jalan-jalan hunting kertas origami. Disini aku terkejut, ternyata banyak juga kertas origami yang bagus-bagus buatan Indonesia. Tapi memang masih lebih bagus punya daiso sih...lebih enak dilipat. Ori yasui, itu kata maki.

Tapi, meskipun ori yasui, kertas-kertas di daisho tipis (ada sih yg tebel tapi isinya dikit = muahaal). Kurang cocok kalau digunakan untuk membuat bentuk-bentuk yang kaku seperti kotak, keranjang dsb. Tapi memang kuakui, kertas itu anti kucel. Se-kucel kucel nya lipatanku, tetap kelihatan bagus.

Tapi ada kertas favorit ku dari merk asturo. Kertas origami mutiara! X3
Nggak terlalu kaku sih, tapi juga nggak terlalu tipis. Standart. Tapi kalau dilipat nggak gampang kucel dan hasilnya bagus. Tapi memang lagi-lagi soal anti kucel masih bagus kertas daiso.

Aku juga punya kertas origami glossy. Murah, isi 100 lembar harganya sekitar 5000 an.
Kertas ini sebenernya bagus kalau buat bentuk kotak, shuriken dan bentuk-bentuk lain yang memerlukan kertas kaku. Tapi kalau melipatnya nggak rapi atau terlalu nekan, kertasnya lecet dan akhirnya terjadilah bintik-bintik putih pada lipatan.
Sayang....padahal bagus kalau nggak gampang lecet.... sayang sekali....

Lalu ada kertas origami imut~
Wadahnya kotak mika. Kertasnya bermotif. Ada motif love, teddy bear dan strawberry.
Bahan kertasnya mirip kertas kado. Ini bf ku yang menemukannya... XD

Bekas potongan kertas origami, sampah origami.
Kadang, ada origami yang harus kita potong-potong untuk mendapat ukuran yang sesuai. Atau yang sering, ada origami yang gagal kubuat.
Lantas jangan langsung dibuang. Apalagi yang kertasnya nggak gampang kucel. Buat menjadi bentuk lain. Sementara potongan-potongan kertas yg kecil bisa dibentuk bentuk bunga kecil-kecil sebagai hiasan.

Semua dekorasi ruang workshop origami kemarin beberapa terbuat dari kertas origami sampah yang kadang gagal dibuat. Atau ada teman atau adik kelas ikutan nyoba-nyoba bikin tapi gagal terus di geletakin. Ya udah....modal menghias dekor ruangan aq cuma punya 1 bungkus aja....jd harus hemat dengan menggunakan sisa-sisa kertas itu....

1 comment:

Dapoer Yuyu said...

Kertas Origami kalo di Bandung dijual dimana ya,mbak?