Sebenernya sudah lama produk-produk indonesia ngeluarin produk bihun instan. Yaa semacam mie instan tapi ini bihun. Mulai Pop Bihun, Bihun Rosebrand, super bihun dll. Dulunya mau beli selalu maju mundur, jangan-jangan rasanya hambar, karena yang muncul di pikiran adalah bihun yang dipakai buat soto atau bakso.
Namun, pas pergi ke toko Bentar (semacam toserba gitu), pas belanja mi liat produk mi dari vietnam. Tulisannya "Viet Rice Noodle". Aku beli dua rasa yang tersedia = Beef dan Chicken flavour. Maaf motretnya pake kamera HP jadi nggak begitu bagus....Motret bagian ingredients pun jadi nggak jelas deh, jadi nggak ku tampilkan.

![]() |
Cara masaknya, mi nggak perlu direbus, jadi langsung taruh di mangkok dan langsung dikasih air mendidih dan tunggu 3 menitan. Kayak bikin mi cup gitu lah... |
Bihun nya sendiri kalo dicium seperti bau rempah. Itu waktu belum dikasih bumbu-bumbu lo. Bentuknya gepeng. Oiya, jujur aku nggak bisa membedakan antara yang rasa beef dan yang rasa ayam. Bagiku kok rasanya nggak jauh beda? mungkin lidah ku kurang sensitif sama rasanya. Tapi rasa rempahnya ini aku cukup suka. :D
Gara-gara beli bihun vietnam itu, aku jadi kepengen nyobain bihun produk dalam negeri. Yang udah kucobain adalah Pop Bihun rasa ayam bawang, Super Bihun sama Bihunku (ini merek, bukan bihun buatan sendiri loh xD). Yang belum nyoba merek Rosebrand karena nggak ada di alfamart dekat rumah. Pop Bihun aja adanya cuma rasa ayam bawang disitu, padahal di website nya ada 4 rasa.
![]() |
Dari segi rasa dan isi bumbu-bumbu, aku lebih suka Pop Bihun soalnya ada sayuran dan sosis keringnya :D.
Kalau mau yang flexibel bisa ditambah-tambah sosis, bakso atau suwiran ayam goreng sendiri enakan super bihun, jadi kuahnya bisa sambil ngerebus bakso atau sosis. Super bihun itu kalo dimakan sendiri yaa gimana ya.... cobain ajalah sendiri. xDD Kalo saranku sih mending ditambah-tambah lauk lain. Kayak kurang lengkap aja gitu.
Setelah makan bihun perbedaan yang terasa dibanding makan mi biasa adalah, bihun ini agak lembut kayaknya juga ramah di perut kalau misalnya malam-malam lapar. Kalau mi biasa, kalau dimakan pas malam-malam besok paginya kerasa ngganjel gitu walaupun udah nunggu sejam baru tidur. Ini perut saya lo, perutnya orang beda-beda xD
--------------------
Trus selanjutnya aku jadi bertanya-tanya, apa bedanya bihun sama so'un?
Alhamdulillah, di web ini dijelaskan cukup jelas. Tapi akan ku tulis lagi disini biar jelas:
Bihun dan So'un penampakannya hampir sama, mi yang warnanya putih bening. Biasanya di bakso atau di soto kita menemukan mi semacam ini. Tapi apa bedanya?
Bihun:
# Terbuat dari tepung beras disebut juga rice vermicelli atau rice noodles (tapi kayaknya ada juga yang dari pati jagung)
# Lebih tipis dari pada so'un
# Teksturnya setelah dimasak nggak selicin So'un
So'un
# Terbuat dari pati kacang hijau, ada juga yang dari kentang, ubi atau singkong
# Teksturnya setelah dimasak licin
# Ukurannya agak sedikit gede dari pada bihun
Sumber
Liat penjelasan diatas jadi keingat.
Pernah nggak sih ngerasa sebel ketika mau makan mi entah bihun atau so'un (waktu itu belum ngerti), mi nya licin banget, susah dan suka jatuh-jatuh kalau mau disendok apalagi di garpu?
Alhasil kuah bakso atau soto agak sedikit nyiprat ke baju kita. Kalo bakso mah nggak keliatan, kalo soto kan kuahnya kuning....jadi ada titik-titik kuning gitu deh di baju...
Namun ketika makan di lain tempat, mi putih bening di dalam bakso atau soto keliatan kecil-kecil dan santai aja nyendok nya. Ternyata yang licin dan nyebelin itu So'un toh ya... xD
Trus yang kecil-kecil dan nggak terlalu licin itu berarti bihun. Tanpa sadar selama ini sering menyamaratakan keduanya. Ini juga alasan kenapa maju-mundur pas pengen nyobain bihun instan.
Mungkin karena sifat so'un yang licin dan menyebalkan itu, nggak jarang kadang kita lihat orang-orang yang makan bakso sering melewatkan mi itu, dan akhirnya dibuang sia-sia bersama sisa kuah. Mi So'un itu jadi seolah seperti sekadar pemanis kuah bakso....kasian. Aku sendiri kadang kalau pak baksonya bawa mi kuning (mi biasa), selalu milih mi kuning dari pada susah makan So'un dan akhirnya terbuang-buang, atau mending nggak pake mi. Kalau pengen nggak terbuang biasanya kalau makan dihabisin sekalian kuahnya, biasanya kalo baksonya kuahnya bening dan nggak berlemak seperti bakso malang gitu sih aku bisa habisin. Kalau yang berlemak....ampuuun.... x.x
Kasian juga si So'un ini ya....nggak adakah masakan yang lebih tepat untuk si So'un? Biar dia nggak susah disendok, nggak sering disia-siakan dan yang makan juga nggak sebel? :(
-----------------------------------------------------
Beberapa link yang bahas soal bihun yang menurutku cukup informatif:
http://www.royco.co.id/article/detail/784370/mengenal-perbedaan-soun-bihun-dan-misoa
http://www.popbihun.com
http://www.recipetips.com/kitchen-tips/t--555/asian-noodles.asp



No comments:
Post a Comment