Note : Cerita soal Yosakoi edisi 2013 hahahaha
Kaget dan sempat terdengar seperti lelucon. Tim yang kuikuti dapet salah satu piala kostum. Kenapa bisa terdengar seperti lelucon?
Sungguh, ini bukan sikap merendahkan diri atau sikap berusaha untuk nggak keliatan sombong, tapi kami sendiri merasa kostum kita ini aneh, gagal, nggak sesuai harapan, dan walaupun diakali sekalipun keliatan kayak gombal kain perca atau jemuran yang nyantol dibadan. Belum lagi yang kostumnya ada coretan-coretan nama dari si penjahit. Ketika tampil pun, dandanan kami nggak seragam. Ada yang jilbaban, ada yang nggak. Yang nggak jilbaban rambutnya macem-macem, ada yang di kelabang, dikuncir, ada yang pake bandana ada yang pake wig warna warni.
=> pokoknya tim ini rasanya bakal dipandang aneh sama penonton dan tentu saja sangat mustahil dapat best costume.
Sampai ditanyai anak lain soal gimana henshinnya, rasanya udah nggak mau bahas (berasa ditanya gimana skripsimu mbak) ... rasanya jeleek banget kostum sebelum henshin tuh...kayak celemek.... >.<
Waktu separo kostum sudah jadi, teman-teman satu tim kecewa dengan hasilnya yang kurang memuaskan. Sementara separo nya belum jadi, dan ditinggal ibu penjahit berangkat umroh diiringi dengan anak-anak yang makin sedikit aja yang latihan padahal udah dekat hari H. Latihan selalu cuma 10-12 orang aja.
H-1, separo kostum yang belum jadi katanya sudah jadi, namun belum berada di tangan para pemilik, termasuk punyaku juga. Aku udah bete banget.... padahal aku sama sekali belum belajar henshin. Latihan henshin terpaksa dilakukan besok pagi nya sebelum tampil....belum lagi pas latian terakhir, liat separo anak yang kostumnya udah jadi duluan dan latian pake kostum, kostumnya kayak jemuran nyantol dibadan.... gilaaaaakkkk bete semalaman >.<
Paginya, aku dan beberapa teman baru dapat kostum dan langsung pakai, habis dandan baru deh latihan bentar. Punya temanku ada yang jahitannya kebalik => soal penampilan ini serba fail deh. Tapi kebetean ku udah habis dalam semalam...jadinya udah mati rasa. Pagi itu aku tampil biasa aja kayak nggak punya malu lagi xDD
Pas penampilan, salam pertama lupa, teriakan-teriakan lupa, henshin nya sekarat, hormatnya sekedar hormat xDD <= udah pasrah yang penting tariannya nggak lupa-lupa amat. Lihat video rekamannya juga lumayanlah, teman-teman ndak terlalu lupa gerakannya dan nari dengan semangat walaupun kekompakannya masih nggak rapi.
Seusai penampilan, kita gila foto-foto, makan trus ngobrol...lupa mau lihat tim lain. Tim lain yang sempat kutonton adalah tim-tim yang tampil sebelum kita tampil. Nggak begitu lama, anak-anak dari tim kebanyakan sudah pulang. Mungkin udah pada pasrah nggak dapat apa-apa, aku tetap disitu kayak biasanya. Enak bisa ketemu dan ngobrol sama teman-teman dan senior yang udah jarang ketemu karena udah pada lulus.
Begitu pengumuman, semua perwakilan kelompok disuruh maju untuk mendapatkan bingkisan. Setelah itu barulah disebut satu-satu sapa yang menang. Kita pengen tahu aja siapa aja yang menang, mungkin unair bisa menang lagi karena tahun ini lumayan kompak dan semangat. Namun kaget begitu sampai pembacaan juara kostum, juara ketiga nyebut nama tim ku... sempat freeze dan menganggap itu lelucon dan salah dengar. Mungkin ada tim lain yang namanya agak mirip. Namun ketika dilihat, beneran ketua tim ku yang maju...kita semakin heran.... Ini juri nya nggak apa-apa nih...? kok bisa milih kostum fail gitu jadi pemenang...?
Sampai sekarang masih nggak nyangka... perasaan ini masih ngerasa heran bercampur senang...tapi lebih banyak herannya... juri tahun ini tampaknya cukup eksentrik
Sisi senangnya, piala itu jadi hiburan buat kami yang tadinya sangat kecewaaa banget sama kostum itu padahal biayanya juga mahal menurut kami....
Tahun ini aku juga senang, akhirnya bisa foto sama kareshi... dia manis sekali dengan kostumnya yang bandananya ada bulu bebeknya itu.
Tapi sayang, unair ga dapat lagi tahun ini...ditunggu-tunggu namanya nggak keluar....
-------------------------------------------------
Sedikit nyesal, aku pas hari H nggak dandan sendiri. Habisnya nggak mood, udara panas, ngeliat kostumnya juga "panas" *beberapa jam sebelum tampil*. Akhirnya didandani temanku pake foundation la tulip, bedaknya marcks. Bedak Marcks luntur begitu saja di muka ku, akhirnya ku tambahin lagi pake bedak LT Pro punya teman juga. Kayaknya kulitku mirip ibuku, nggak cocok sama bedak-bedak nya la tulip. Entah kenapa, di foto muka ku agak gosong, terutama setelah tampil. Padahal aku pake sunblock sebelumnya....Sebelum tampil juga pori-pori ku jadi gede banget setelah kena foundation nya... :/
Setelah sore aku lepas kostum dan bersihin muka *sembari menunggu pengumuman*, mukaku tetap gosong..... aduh...
Akhirnya aku harus scrubbing, peeling, dan minum vit E. Dua hari kemudian barulah kembali normal. *untunglah*
Berarti kesimpulannya dua tahun ini sedikit nyesal dengan make up xD
Hanya saja tahun ini tidak separah tahun kemarin yang sampai nangis eyeliner dan eyeshadow O.O...
Jangan pernah lagi beli make up aneh-aneh yang nggak pernah denger....mending beli make up produk dalam negeri yang murah, asli, udah cukup dikenal dan kualitas juga sudah bagus buat make up nari. Tapi kalau bedak dan pelembab sih, tergantung masing-masing.
2 comments:
weeeh sampe scrubing, minum vit E, dll OAO
aku muk suatu hari liat lengen dan .. mencoklat XD
akakakak
otsukaresama!
xDD iya ai...aku takut sih....makanya sampai kayak gitu...
O iya ya...kemarin lengennya pada ter-ekspose...
otsukare! :D
Post a Comment