Sorry yak kalau mungkin judul "negeri diatas awan" itu eye catching banget, postingan ini bukan mbahas film bukan juga mbahas penemuan super fantastis ditemukannya negeri diatas awan....
-----------------------------------------------------
Alam dan lingkungan didaerah ini yang mau kubicarakan disini.
Bener-bener takjub, sebagai tempat yang dekat dengan tempat wisata bromo, tempat ini jauh dari hedonisme kota. Bener-bener terasa suasana desa nya. Alam nya masih bagus, dan nggak ada mall, diskotik, cewek bule pake dress pendek+nggak shitagian, orang2 bule yang pada gila berjemur dsb (mungkin wisata gunung sama pantai beda kali ya). Tapi bule tetep banyak kok.
Kemana-mana nggak bisa yang namanya ninggalin digicam. Ada sih kamera hp, tapi nggak bisa bener-bener motret keindahan alam disana. Paling kamera hp buat foto2 pribadi atau foto buat bikin profpic baru.
| Bukit yang keliatan sendu sekitar setengah 12 siang diambil pas naik di bak pickup |
Setiap langkah, nggak bosen-bosennya motret apa yang ada disekitar. Disana, tentu saja aku dan teman-teman bersentuhan langsung dengan masyarakat tengger. Mereka sangat mencintai pekerjaannya sebagai petani. Kalaupun mereka berjualan atau bekerja yang lain selain bertani, itu hanya sambilan saja kata mereka. Ketika musim kemarau, mereka banyak yang kerja sambilan *sering2nya sih jualan* karena mereka libur bertani. Kalau pegawai2 hotel disini atau pegawai travel kebanyakan mah 'orang bawah' *sebutan untuk orang-orang pendatang yang datang dari bawah (kota probolinggo) kebanyakan orang madura*. Maklum, penunjuk arah disini bukan utara selatan timur barat tapi atas bawahtimur barat *kalau ngak salah* Pernah lihat sendiri, bapak *sebutan pak kades yg menampung kami* bicara dengan pekerja hotel dan travel kebanyakan pakai bahasa madura soalnya mereka orang madura. Bapak yang waktu kecil pernah tinggal di Probolinggo *ini sih bapak ku sendiri xDD* pernah cerita sebelum aku berangkat KKN kalau di probolinggo itu lumayan banyak orang madura nya.
Kondisi air disana pas-pas an (pas untuk mandi, nyuci, masak dan minum) untuk pengairan lahan pertanian susah. Pernah kita ngalami, seharian keran mati....duh, pada nggak mandi deh XDD nggak masalah sih, toh disana duingin banget. Kadang kalau lagi nggak enak badan, mandi nya 2 hari sekali...itu pun bener-bener ngumpulin nyali masuk kamar mandi x.x . Bukannya lebay, tapi yang namanya nggak tahan dingin, udara disini sangat-sangat dingin lebih dingin dari AC. Siang-siang menggigil itu biasa, wong matahari siang-siang aja anget bukannya panas. Desa sebelah malah matahari baru keluar bener2 muncul jam 2 siang, jadi kalau pagi kayak masih jam 6 an gitu #nahlho
Umumnya, teman-teman kalau cerita suka duka KKN, kenyamanan tempat dan pergaulan menjadi topik utama. Yang tempat nggak enak lah, nggak ada sinyal lah, yang orang-orangnya susah diajak bergaul dengan mahasiswa lah, yang makanannya tiap hari itu-itu aja lah dll... Tapi alhamdulillah, disini kelompok kami nyaman-nyaman saja. Sinyal masih ada *simpati sih* begitu juga dengan sinyal internet juga ada walaupun ngesot XDD *cuma EDGE itu sudah syukur loh, kebanyakan GPRS.* Nggak papa lah, mending ngesot, dari pada diam ditempat. Yah... nasib-nasib an....
| semboyan desa tempat KKN, kerasa banget nilai moral nya |
Begitu juga dengan rumah jamur juga banyak. Tapi awalnya sempet nggak keliatan loh... soalnya kupikir jamurnya ditanam di ladang gitu, ternyata dibuatkan rumah wow... Disini highlight nya sih tanaman jamur kayaknya.
Komentarku cuma satu : sungguh sumber pangan yang melimpah.... ukurannya gede2, seger2 lebih bagus dari yang di hypermart.... tapi kenapa ya, kita kalau di kota mau dapetin sayur segede gitu aja mahal buanget bin prestige kayak habis ngimpor dari mana gitu... yah...mungkin masalah transport dll kali ya.....
Menginjak minggu-minggu terakhir banyak yang udah kangen sama Mall, kangen
Tapi jujur, disini tenang, nggak ada yang namanya kendaraan berisik, polusi, orang ngawur dijalan... apalagi kalau kabut lagi turun dan posisinya bergumbul di bawah desa...wuiih serasa berada di negeri diatas awan...berasa lain... subhanallah....walaupun dingin, serasa Tuhan melindungi penduduk diatas sini dengan kumpulan kabut dibawah itu.... Kalau kita tenang, diam dan mendengarkan dengan baik, disini terdengar suara angin lalu lalang yang biasanya cuma kita dengar di ringtone hape atau sound effect xDD. Tapi suaranya lebih bagus ini lah :D Kalau mau maghrib, kadang nemu kabut yang kayak muncrat dari bukit trus ngalir turun... bagus deh... :3
Kalau ke penanjakan, suaranya lebih keras lagi dan kabut kecil2 kadang terlihat lalu lalang sliwar sliwer seperti casper lagi lari-lari *semoga itu emang kabut dan bukan hantu xDD*
Foto-foto dikamera ku nggak cukup 4 GB sebulan! isinya foto pemandangan sama dokumentasi kegiatan... T.T memori laptop minim, nggak bawa DVD RW lagi....akhirnya separuh nya nitip teman....
Jadi, pesan dan nasehat yang bisa kita petik disini, kalau kamu hobi foto dan mudah terpukau oleh pemandangan alam plus job mu adalah pubdok:
Ketika KKN ditempat jauh, bawalah kamera, laptop+cadangan storage data yang cukup banyak buat nyimpen foto entah itu HDD external, DVD RW dsb. Apalagi kalau job mu adalah pubdok.
to be continue....
No comments:
Post a Comment