Note: setengah curcol soal keisengan dan sebuah e-book. Ini e-book sebenernya sudah lama saya download, udah jadi quote skripsi juga. Tapi baru sekarang diceritain disini. xD
Beberapa dari kita kadang tiba-tiba sedih (jangan-jangan hampir semua orang nih). Entah karena perasaan khawatir, kecewa, takut kehilangan, perasaan pesimis dan semacamnya. Apa aja biasanya pelampiasannya kalau sedih? Mungkin ada yang nangis diam-diam biar perasaan lebih lega, mungkin main kemana buat menghibur diri, mendengarkan musik, nonton film, mandi, tidur, makan dan kegiatan lain yang bisa menghibur diri sendiri agar kembali semangat. Bagi yang tidak senang berlama-lama dengan rasa sedih atau galau, mungkin akan melakukan cara-cara untuk menghibur diri supaya kesedihan dan kegalauan cepat hilang lalu semangat dan rasa optimis kembali datang. Namun sangat disayangkan kalau usaha menghibur diri itu dilakukan dengan menyakiti diri seperti merokok, minum-minum, menyayati tangan dan sebagainya.
Galau dan sedih itu sedikit banyak mempengaruhi aktifitas kita sehari-hari. Karena itu, ketika galau lebih baik kalau cepat semangat lagi, nggak betah kelamaan galau...Namun, selama kita hidup nggak mungkin nggak ada masalah. Rasa sedih dan galau itu tetap selalu mengancam bukan? Seperti penyakit musiman. Selalu berputar. Setiap hal yang kita lakukan ada resiko, keuntungan dan kerugian, positif negatif dan lain-lain.
Ada kalanya cara-cara menghibur diri yang biasa kita lakukan itu nggak mempan untuk menghibur diri, masih kerasa ada yang kurang gitu. Lalu bagaimana jalan lain menghibur diri? Mau nyetatus di FB?
Bicara dengan orang lain? Kalau singkat saja dan tidak berlarut-larut mungkin tidak masalah, tapi kalau sampai berlarut-larut mungkin akan membuat orang sebal. Lagipula, kita perlu selektif ketika mau share sesuatu di FB.
Suatu hari, seseorang berkata : "Orang itu nggak mau tau apa masalahmu, yang penting adalah masalahnya sendiri". Sebaris kalimat yang bikin sesak....ternyata ada orang yang punya pendapat demikian.
Ok, kembali ke tema.
Saking nggak jelasnya perasaan saya dan nggak sembuh-sembuh juga walau sudah cari hiburan (baik dengerin lagu, nonton anime, baca manga, makan dll), waktu itu saya iseng sekali ngetik di google search dengan kata "don't be sad!". Dan file pdf yang tampak pada hasil search entah kenapa membuat saya tertarik yang ternyata itu adalah sebuah e-book.
E-book itu ternyata menarik sekali. Usut punya usut, buku ini tampaknya tertimpa musibah plagiarisme, si author sih kabarnya menolak tuduhan itu. Tapi oh well yang penting isinya bagus.
"Yesterday has passed with it's good and evil, while tomorrow has not yet arrived"---Don't be sad---
Thursday, 27 March 2014
Wednesday, 5 March 2014
Toho di Oricon
Subscribe to:
Comments (Atom)

